Valentine and So What?
(here's my story for Feb14. it's not too late to share this in the midnigh t of Feb15 right?) Dari kemarin uring-uringan. Gue rada sebel aja gitu lihat tanggal 14 besok. Mirisnya lagi malam minggu. Lengkap sudah kemirisan jomblo. Yeah, gue sih udah antisipasi dengan beli cokelat dari jauh-jauh hari. Waktu itu hari ultah temen, jadi gue kasi kado cokelat banyak gitu mumpung beli 2 gratis 1. Mbak-mbak kasir indomaret sampe nanya segala: “Persiapan valentine, ya, mbak?” “Enggak, ulang tahun temen.” Oh yaampun, menohokku telak. Mana ada orang mau nyambut valentine (baca: hari kasih sayang) sampai beli cokelat dari H-9? Kayak cokelat bakal hangus dari bumi beberapa saat sebelum tanggal 14 aja. Hanya jomblo mengenaskan (baca: gue) yang ngelakuin gitu. Ini udah ketujuhbelas kalinya gue sendiri pas valentine. Bosen? Gak. Gak salah lagi, maksudnya HAHA. Tahun-tahun sebelumnya, sih, emang sendiri tapi “gak benar-benar sendiri”. Tahun ini juga sebenernya gak benar-benar sendiri ...