Seventy in Seventeen
Hari Senin lalu nampaknya jadi hari spesial untuk semua warga Indonesia, ya. Jelas, dong. Siapa yang enggak bangga sama dirgahayu kemerdekaan negaranya? Apalagi ini yang ke-70. (biasanya pas liat kalender, ultah selalu ke-60an) Tahun ini (cukup) bikin gue sedih. Gimana nggak sedih, ini kali terakhir ngerayain tujuhbelasan di foursma. Euforianya, semangat-semangatnya, teriakan TOA ala gue sama cemang dkk, tetesan keringet, godain Pak Bima waktu tarik tambang. Semuanya deh. Bakalan dikangenin begitu keluar foursma. Yah kok jadi melankolis gini bro. Perayaan tujuhbelasan kemarin, sekolah gue ngadain lomba-lomba mulai hari Kamis (13/08) sama Jumat (14/08). Ada lomba tarik tambang putra-putri, balap sarung, estafet fun, makan kerupuk, sama lomba kebersihan kelas. Gue ambil bagian di lombat sarung sama lompat karung (waktu di estafet fun). Mancep banget, gue ngerasa tahun ini Xpecto kompak sekali. Even beberapa nggak ikutan main, tapi tetep heboh semangatin hehe. Di es...