Global Warming, Pedulikah Generasi Muda? (opini)

tulisan saya yang sempat dimuat di koran Renon hehe :)

Global warming. Kira-kira hampir sebagian orang sudah mengetahui istilah tersebut. Global warming atau yang dalam bahasa Indonesia “Pemanasan Global” adalah peristiwa kenaikan suhu di permukaan bumi yang dapat memberikan dampak negatif bagi para penghuni bumi itu sendiri. Yang menjadi masalah adalah pemanasan global justru timbul karena ulah manusia tersebut. Banyak yang masih menganggapnya sebagai angin lalu. Dalam artian mereka sudah tahu tentang bahaya yang ditimbulkan namun tidak menyikapinya dengan serius.
            Dampak pemanasan global tidaklah muncul secara tiba-tiba. Melainkan perlahan namun akan membawa efek yang lebih besar lagi seiring berjalannya waktu. Saat itulah banyak orang yang baru sadar mengenai adanya pemanasan global tersebut. Di sinilah peran remaja sangat dibutuhkan sebagai generasi penerus. Namun ironisnya, hanya sebagian kecil saja yang sudah sadar mengenai hal ini.
            Sebagian atau mungkin hampir kebanyakan remaja sudah tahu pemanasan global secara teori. Maksudnya hanya sekedar tahu, namun tidak melakukan pencegahan dan sebagainya. Contoh nyata, saat ada pelajaran yang membahas mengenai hal ini, mereka sudah benar menjawabnya. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari masih saja ada yang membuang sampah sembarangan. Padahal tempat sampah sudah disediakan.
            Tentunya sebagian dari kita sudah tahu apa saja yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. Ya, menipisnya lapisan ozon bumi sehingga cahaya matahari tidak dapat ‘disaring’ dengan baik, dan akhirnya timbul panas yang berlebihan pada permukaan bumi. Itulah mengapa kita sering merasakan sinar matahari yang sangat terik di siang hari. Lalu mengapa lapisan ozon kita bisa menipis?
Perlu diketahui manusia menjadi ‘dalang’ dibalik masalah ini. Karena ulah manusia-lah hal tersebut dapat terjadi. Penggunaan pendingin ruangan (AC) yang berlebihan, efek rumah, kurangnya penghijauan di kota-kota besar, penggunaan hair spray dan aerosol merupakan beberapa contoh dari penyebab pemanasan global yang bisa menimbulkan bahaya yang cukup serius bagi kelangsungan hidup manusia. Apa saja?
Salah satu akibat yang ditimbulkan adalah adanya hujan asam atau acid rain. Hujan ini secara alami di hasilkan oleh aktivitas gunung berapi dan dari proses biologis di tanah, rawa maupun laut. Tetapi mayoritas hujan asam dihasilkan oleh aktivitas manusia seperti polusi kendaraan bermotor, pabrik industri, pembangkit tenaga listrik, dan pabrik pengolahan pertanian (terutama ammonia). Gas-gas yang dihasilkan terbawa angin hingga atmosfer sebelum menjadi asam dan terdeposit ke tanah.
Dampak yang lebih parah ialah mencairnya kutub selatan. Hal ini bisa membuat permukaan air laut meninggi sehingga dapat menenggelamkan pulau-pulau kecil dan makhluk hidup di dalamnya.
Dari berbagai masalah yang ditimbulkan, sebuah pertanyaan muncul. Apa yang harus kita lakukan? Bagaimana menanggulanginya? Kini peran generasi muda-lah yang sedang dibutuhkan. Kedisiplinan untuk menjalani hidup sehat hendaknya diterapkan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Dengan mengurangi penggunaan pendingin ruangan dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor kita sudah mengurangi jumlah polusi udara. Sehingga dapat meminimalisir dampak pemanasan global ke tingkat yang lebih serius. Pemerintah dan beberapa kelompok masyarakat saat ini juga sudah menerapkan gaya hidup ‘Go Green’ yakni menerapkan pola hidup sehat dengan peduli pada lingkungan. Bila kita sudah bisa dan memiliki kesadaran dari diri sendiri, kita dapat memiliki hidup yang lebih baik bagi generasi selanjutnya. (nbl)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

^^

Things That Make Me Happy♡

TAYVIN ENDED