HUT ke-34 SMPN 3 Denpasar: Meningkatkan Potensi Bertaraf Internasional (berita - utk koran wiyata mandala)
Perayaan hari jadi SMPN 3 Denpasar ke-34
Selasa (9/4) lalu berlangsung meriah. Puncak acara ditandai dengan pemotongan
tumpeng oleh Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd, M.Psi.
Acara
ini dihadiri oleh segenap warga SMPN 3 Denpasar, termasuk di dalamnya para guru
yang telah pensiun ikut serta memperingati hari ulang tahun. Pada hari tersebut
juga dilaksanakan pelepasan dan penyerahan kenang-kenangan kepada mantan Kepala
Sekolah SMPN 3 Denpasar, Drs. I Made Darma, M.Pd. dan mantan guru I Wayan
Sumantra yang sudah memasuki masa purnabhakti. Selain itu juga diadakan
penyerahan hadiah bagi siswa-siswi SD pemenang lomba Matematika, IPA, dan
Bahasa Inggris.
Dalam
pidato sambutannya, Kepala SMPN 3 Denpasar mengungkapkan bahwa HUT ke-34
didedikasikan untuk memberi makna merefleksikan perjalan SMPN 3 Denpasar
sebagai lembaga pendidikan yang telah 34 tahun mendidik siswa-siswinya hingga
mencetak prestasi ke tingkat nasional, regional, maupun internasional. Beliau
mengungkapkan bahwa ulang tahun hendaknya tidak hanya menjadi ajang selebrasi
tetapi juga menjadi suatu momen untuk mengevaluasi diri menjadi lebih baik
lagi.
Berbaga
perlombaan baik lomba eksternal maupun lomba internal digelar untuk menyambut
hari ulang tahun ini. Ketua Panitia HUT ke-34, Ni Wayan Renun, S.Pd. mengatakan
selain lomba internal non-akademis yang berbasis budaya seperti membuat canang
gede, tamiang, sengkui, gebogan, dll, juga diadakan lomba eksternal akademis
seperti lomba Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris bagi siswa-siswi SD se-kota
Denpasar. “Kegiatan lomba eksternal bertujuan menyaring bibit-bibit untuk calon
siswa SMPN 3 Denpasar yang berprestasi. Kemudian walaupun kita sudah tidak
berstatus RSBI lagi, tetapi kita tetap menumbuhkan rasa kebudayaan melalui
lomba-lomba internal yang sudah disebutkan tadi. Jadi tidak hanya di akademis
yang menonjol, tetapi juga di bidang non-akademis,” ujar beliau.
Perayaan ulang tahun SMPN 3 Denpasar
yang jatuh pada tanggal 1 April diundur menjadi tanggal 9 April karena adanya
Pemantapan Kota Denpasar bagi kelas IX. Namun hal ini tidak menyurutkan
semangat siswa untuk memperingati hari SMPN 3 Denpasar. “Saya melihat anak-anak
sangat antusias dalam mengikuti acara, karena mereka juga tahu manfaat dari
kegiatan-kegiatan ini sehingga mereka berusaha memberikan yang terbaik. Apalagi
perlombaan internal yang sudah diadakan berhubungan dengan kelengkapan sarana
keagamaan, jadi mereka bisa mengaplikasikannya juga di kehidupan sehari-hari,”
tambah beliau.
Ketika
ditemui selepas acara, Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd, M.Psi.
mengatakan bahwa tema HUT kali ini adalah meningkatkan potensi bertaraf internasional
berdasarkan ilmu dan teknologi yang didasari
atas iman dan takwa. Mengacu pada tema tersebut kegiatan ini memiliki 3
tujuan, yakni meningkatkan kreativitas
dan prestasi, meningkatkan kepekaan social, meningkatkan kerjasama dan
koordinasi di antara warga sekolah. Beliau menambahkan, “Hal-hal tersebut
ditunjukkan dengan diberinya keleluasaan berkreativitas bagi siswa untuk
mengisi acara di hari ulang tahun ini; serta adanya lomba-lomba internal dan
eksternal. Selain itu ditunjukkan dengan memberi sumbangan dan kunjungan ke
Panti Asuhan Tat Wam Asi dan Dharma Jati pada 20 Maret lalu. Kegiatan tersebut
diharapkan dapat memberi gambaran kepada siswa bahwa di bawah mereka banyak
yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan, sehingga siswa tidak merasa sombong
dan dapat menumbuhkan rasa saling menghormati.” Sedangkan menurut beliau
meningkatkan kerjasama antar warga sekolah dapat ditunjukkan dengan menumbuhkan
rasa kepercayaan, transparansi, dan keterbukaan antar warga sekolah. “Sesulit
apapun pekerjaan itu, bila ada rasa saling percaya maka pekerjaan itu akan
terselesaikan dengan baik,” urai beliau.
I Wayan Murdana berharap dengan bertambahnya
usia SMPN 3 Denpasar maka dapat menumbuhkan rasa kedewasaan antar guru, antar
pegawai, maupun antar siswa. Karena dengan tumbuhnya kedewasaan, kita bisa
berbuat sesuatu dengan mempertimbangkannya terlebih dahulu. Sehingga bisa
mewujudkan sekolah yang walaupun kecil, namun selalu mengedepankan kebersihan,
kedisiplinan, dan berprestasi. (nbl)
Komentar
Posting Komentar