Babak #18 - Nulis Itu Enggak Gampang

foto: tumblr


Menulis bukan perkara sekadar menggoreskan tinta di atas kertas, bukan juga soal tombol huruf yang dipencet hingga jadi bunyi yang ASMR banget. Menulis adalah soal ekspresi dan suara hati. Yang merangkainya ke dalam kata-kata merupakan hal sulit. Apalagi kalau sudah enggak ada ide.

Katanya, modal biar tulisannya bagus itu harus rajin-rajin baca. Dan setelah aku perhatikan, memang kelihatan beda karakter tulisan temen-temen yang aku tau suka baca dan mana yang cenderung enggak suka baca. Cara olah bahasa, olah diksi, logika bahasanya, itu tercermin sih.

Ada banyak orang yang pakai diksi susah banget (biasanya akademisi), menurutku mungkin itu pengaruh dari literatur yang dia baca.

Balik lagi ke topik, nulis itu susah. Sepertinya sama seperti orang yang suka gambar, kalau enggak mood ya susah ngerjainnya. Aku juga seriiing banget merasa seperti itu. Yang paling susah itu mulainya! Kalau udah nulis satu-dua kalimat aja, udah deh bisa ngalir.

Nulis berita juga susah. Karena (kalau dari media), kita nulis untuk dinikmati oleh ribuan orang di luar sana. Apa yang kita tulis itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Kadang suka kasian sama penulis berita yang nongol di LINE TODAY tapi karena kurang faedah, dia dihujat-hujat di kolom komen. Sama orang yang (mungkin) enggak tahu kalau nulis itu susah. Kebayang dia ditekan deadline menuhin jatah tulisannya hari itu. Tapi ya harus mikir juga efeknya bakal gimana kalau nulis tentang topik A atau B karena bukan cuma seorang dua orang yang baca.

Nulis itu mudah kalau kita ikhlas dan dimulai dengan bismillah (yha)~
Semangat~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

^^

Things That Make Me Happy♡

TAYVIN ENDED