Babak #5 - Kenapa 'Ujay'?

"I have no idea."

Namaku Nabila Ulfa Jayanti. Kesemuanya muat kalau diisi di Lembar Jawaban Komputer. (kecuali LJK-nya Primagama, karena kertasnya kecil jadi harus disingkat). Waktu aku kecil sampai SMP, temen-temen panggil aku Nabila. Di rumah dan keluarga, aku dipanggil Bila dan kombinasinya -- Mbak Bila atau Dik Bila.

Keadaan kemudian berubah ketika aku SMA.

Twitter sedang booming saat SMP akhir; aku juga enggak mau kelewatan bikin akun. Awalnya namanya alay gitu kayak bagian namanya diulangi. Biasa, ngikutin temen. Punyaku jadi @nabnabila13. Terus, ada zamannya semua orang pada singkat-singkatin nama.

Nah, di situlah awal mula kata Ujay.
Nabila Ulfa Jayanti = nabilaujay!

Jadilah itu username Twitterku sampai sekarang. Setelah Instagram masuk, aku juga menjadikan nabilaujay sebagai username dan sepertinya enggak pernah ganti dari zaman alay. Waktu SMA, enggak ada angin enggak ada ujay (yha) tiba-tiba temen ekskulku suka manggil Ujay di sekolah. Kemudian merembet ke temen-temen lainnya. Jadi, kalau temen SD-SMP kenalnya Nabila, di SMA ada yang manggil Nabila ada yang manggil Ujay.

Ketika kuliah, aku pikir nama Ujay tinggal kenangan, oh ternyata tidak semudah itu.

Di UMN aku enggak punya temen dari satu sekolah, pun demikian dengan alumni. Bener-bener sendirian. Maka aku memperkenalkan diri dengan nama Nabila. Lah, enggak lama setelah jadi maba kok banyak yang tiba-tiba manggilnya Ujay? Hmm ternotis juga username Instagram alay ini.

Makin lama makin banyak yang panggilnya begitu, sampai aku merasa ada orang-orang yang cocok manggil aku Ujay, ada yang lebih cocok manggil Nabila hahaha. Ada juga yang belum kenal aku langsung, cuma kenal dari orang lain, udah manggilnya Ujay. Awalnya aneh, sih. Tapi lama-lama terbiasa.

Intinya, mau manggil Ujay atau Nabila, selama aku denger atau aku lihat, aku pasti noleh~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

^^

Things That Make Me Happy♡

TAYVIN ENDED