'Tuhan yang Kesepian': Blak-blakan "Nyentil" Para Muslim Masa Kini

goodreads-tyk-tasirunsulaiman
bisa dibaca gratis di iPusnas^^

Hampir semua buku tentang keislaman yang pernah kubaca punya tone yang positif, kalem, dan berisi nasehat yang gamblang. Tapi, buku karya Tasirun Sulaiman ini beda banget. Dia berhasil bikin aku ngomong dalam hati, "Oh iya, ya... Kok gak kepikiran, ya?". Isinya bicara soal realita gimana ajaran Islam diterapkan melenceng dari yang seharusnya. Jadi semacam menyindir, tapi pesannya balik untuk pembaca muslim juga.

Buku ini di luar dugaan ternyata bagus. Berisikan sarkas penerapan ajaran Islam saat ini. Tentang mereka yang hipokrit, yang mati-matian belain Islam pakai slogan agama yang paling benar, tapi juga bikin perpecahan sendiri. Tentang ada banyak orang haji atau umroh, tapi hatinya sebenernya kosong karena niat ibadah itu untuk dirinya (biar dipanggil pak haji, biar dihormati orang, biar naik jabatan, dll). Bukan murni karena Allah.


Out of the box karena penulis seperti ngajak kita buka mata, belajar jadi muslim yang baik dari hal-hal yang luput dari perhatian kita. Misal: coba ngaca deh, negara yang mayoritas nonmuslim atau negara komunis tuh tingkat korupnya lebih rendah, kenapa yang merasa punya agama malah gak bisa nahan diri?


Tujuan dari isi buku ini, ya biar jadi orang yang bener dan kembali lagi ke esensi ajaran Islam. Karena sikap kita sekarang nentuin citra islam di masa depan.


Ada juga bahasan soal bidah (bid'ah) yang sering jadi alasan untuk nyalahin cara ibadah orang lain. Tapi sebenernya bidah bisa dilihat secara positif.


\\


Jujur keder juga mau baca ini, takut bahasanya kelewat tinggi seperti salah satu buku Haidar Bagir. Ternyata tidak. Menurutku ringan dan patut dibaca.


"Dan akhirnya, kita juga harus bisa belajar bahwa iman itu terus bergerak dan bukan sebuah titik. Dengan demkian, kita harus terus membuka diri dan memaknai kembali apa-apa yang sudah kita genggam agar mmiliki daya guna dan mmbawa pada kebaikan yang lebih luas" - hal 143


"...kita harus sadar bahwa kekerasan dalam beragama tidak akan memberikan manfaat apapun. Percayalah bahwa kebencian hanya akan melahirkan kebencian yang lain. Kekerasan juga akan melahirkan kekerasan yang lain" - hal 187

Komentar

Postingan populer dari blog ini

^^

Things That Make Me Happy♡

TAYVIN ENDED