Postingan

Kemana Angin Berlari?

Di mana jiwaku berada? Apa pendar cahaya tempatnya bermukim? Apa api nan asap hitam pusatnya menguap? Karena tak ada asa terelung di sana Terganti lara tiada tara Kemana jiwa berlabuh? Bila ternyata cadas karang lebih teguh berdiri Udara mengombangambingkan pendirian Menentang arus Hilang Jauh Tak bisa pulang Lalu uapkan asa yang tersisa Habis Lenyap Tak berbekas Lemahkan jiwa Larutkan lara NBL, 28/05/14

Jalannya 6 Hari, Kangennya Berhari-hari

Gambar
Sesuai janji saya, jadi blog bakal ditambah dengan tulisan baru soal study tour yang udah lewat. Tadi udah dikasih tau, kan, misi studi bandingnya diadain tanggal berapa? Yep, 1 sampai 6 Maret 2014. Kemana aja, sih? Yogyakarta, Bandung, Jakarta sis. Okey, let the story begins.... Berangkatnya naik bus, ada 35 penghuni kelas saya yang ikutan (Gung Is gak ikut, dia ke SG), terus ada dua guru pendamping, sama ada 2 supir and 1 kernet ‘ganteng’ (temen saya manggilnya Pak Ganteng-.-) (jumlah dari pihak busnya saya gak hapal betul, tapi rasanya sih tiga orang K ). Waktu udah nunjukin jam 10 lewat, halaman sekolah full sama murid kelas 10 + koper-koper   mereka. Ditambah lagi mobil-mobil ortu siswa masih banyak banget yang bertengger gitu, jadinya disuruh mindahin sama guru. Padahal janjinya kumpul jam 9... *php. PeHaPe.* Pak Kepsek sempat kasih wejangan-wejangan sebelum berangkat. Pokoknya yang saya ingat, “Selamat study tour , selamat studi banding.” Terus ditambah sama kata-kata...

Welcome Back To My Blog!

*keluar dari title blog* *nulis* Halo bloggers! Lama sekali saya mengurung diri dari blog yang unyu ini :’) baru kali ini saya dapet kesempatan nulis lagi (sebenernya ada kesempatannya cuman males nulis aja. Alibi.) *nangis bahagia* *seka air mata dan ingus*. Jadi selama break sebentar dari blog, saya ngapain sih? Saya “sibuk” sekolah, ngerjain tugas, main sama temen-temen, nyicipin makanan enak di deket sekolah, ngeliatin gebetan *salah fokus*, dan blablabla, i can’t mention them one by one awkay. Bentar lagi saya mau publish cerita seru tentang study tour yang diadain tanggal 1-6 Maret 2014 kemaren. Cooming soon , ya, broh (:

Terjebak di Zaman Modern (opini)

Hidup di jaman serba modern memang membuat kita terlena . Enggak hanya dari segi teknologi, tapi juga dari pola pikir kita. Percaya atau enggak, kadang kita merasa manja pada suatu hal yang sebenernya kita masih mampu melakukannya. Misalnya untuk mengambil gelas di meja belajar yang jaraknya deket banget aja masih minta tolong diambilin sama adik. Iya, pikiran kita juga ikut terkontrol di jaman modern. Sekarang ini saya juga merasakannya. Saya seperti terjerat dalam ke-modernisasi-an yang tak ada habisnya, apalagi saya sudah masuk di usia remaja, masa-masa labil yang kadang diselingi dengan budaya alay . Misalnya gini, temen-temen saya sudah pada punya gadget baru yang harganya (sudah pasti) nggak murah. Sementara saya? Cuman hp butut yang harganya enggak sampai harga sebuah BlackBerry . Yah, saya sih bersyukur aja. Tapi adakalanya saya merasa minder, dan ada perasaan ingin sama dengan mereka. Ingin menenteng iPhone 5, atau yang lain. Sementara ayah saya bilang, “ Memangny...