Postingan

Babak #1 - Mulai Sibuk Lagi

Gambar
Sempat berpikiran untuk membuat series bercerita di blog selama 30 hari, pas banget ternyata dosenku nyuruh nulis rutin juga. Katanya supaya ngasah kemampuan bernarasi. Semoga bisa bener-bener tiap hari, ya. Oh, dan domain aku yang tadinya quirkyujay jadi quirkynabila supaya gampang dibaca dosen ehehe. - Semester enam baru mulai dan ini hari Kamis minggu pertama. Asli, enggak kerasa sudah semester tua aja. Baru kemarin rasanya ber-rusuh-ria menyambut UN SMA. Mana waktu itu pakai komputer lagi, dan angkatanku yang pertama. Oke skip. Aku dan Abang Gojekku Menuju Dorm 11.16 PM Baru selesai mandi. Iya, hari ini pulang malam lagi. Setelah sebulan lebih aku nganggur selama liburan, akhirnya kembali ke rutinitas semula: kuliah pagi-siang, dilanjut urusan lain yang sering bikin aku skip makan malam, dan baru kembali ke dorm saat jalanan sudah agak sepi. Jadi, Kamis adalah hari tersibuk dari satu minggu, soalnya aku dapat tiga mata kuliah yang berlangsung secara konti...

Pelecehan yang Konon 'Sudah Biasa'

Belum genap seminggu, tulisan Citra Maudy di BalairungPress sudah bikin gempar se-Indonesia. Gua salut sama media kampus ini yang bisa kemas berita indepth pemerkosaan dari sudut pandang korban. Something bizarre in our community . Karena lebih lumrah kita temui tulisan bertema serupa yang condong ke pelaku. Pemilihan kata, alur cerita, cara penulis mengonfirmasi tulisannya ke penyintas; begitu berani dan natural. Beberapa pihak menyayangkan adanya bagian vulgar pada berita tersebut. Menurut gua Itu sih lu-nya aja yang sange . Oke skip. Itu sih karena awam masih tabu soal penyebutan organ seksual. Lagian kalau hanya menyebut 'korban dicabuli', imajinasi orang enggak akan sampai pada bagaimana ketakutan atau kesakitan korban. Orang enggak tahu kalau sedang dicabuli, tubuh bisa membeku enggak melawan, seperti kata seorang dokter di Twitter. Katanya korban 'menikmati'? Hm dangkal. Gua sangat mengapresiasi BalairungPress yang stand out  untuk kasus semacam ini. Bu...

Ketinggalan Pesawat dan Bertemu Mbak Siti

Gambar
Rabu, 11 Juli 2018 Selepas subuh gua terjaga. Rapikan kamar, lalu mandi. Harus cepet soalnya boarding ke Bali jam 07.20. Gua udah siap pesan Grab. Sialnya karena cepet-cepet, kunci kamar yang harusnya ditinggal di tempat satpam malah kebawa. Untung aja belum jauh, jadi puter balik lagi hehe. Si bapak supir lama banget nyetirnya. Di belakang, gua udah mulai keringet dingin. Mana agak padet pula dari jalan yang deketnya perimeter mau ke arah tol itu. Oke, gua sampai jam 06.40. Risky banget, sih. Tapi entah kenapa gua B aja enggak terlalu panik gimana gitu. Dan jengjeng, ternyata semua antrean untuk maskapai singa penuh. Bener-bener rata semua pada antre. Gua mulai panik. Dan mbak-mbak loketnya lama pisan enggak ngerti lagi. Ah, yaudahlah gua pasrah pas dapet giliran. Mbaknya bilang sudah enggak bisa naik. Gua disuruh ke loket 21, loket khusus check-in penumpang tanpa bagasi. Nah, gua ke sana tuh dengan koper gua. Mbak-mbak yang jaga langsung sinis gitu astaghfirullah. "Di ...

Kanal Lainnya!

Semester 1 yang lalu gua disuruh nulis novel sepanjang min. 60 halaman A4 untuk UAS. Karena sayang kalau disimpan saja, jadi gua akan bagikan linknya ke sini. Siapa tau ada yang terhibur dengan novel yang masih jauh dari kata sempurna ini hehe. Gua bagikan juga karena ingin mengenang kerja lembur yang tiada tara saat liburan wkwkwk. Baiklah, let's check this out!  My Darkest Sunshine on Wattpad Oh, dan satu lagi, Di kanal YouTube, gua bikin series berjudul On Duty. Bukan mau sok ngartis atau apa, hanya gua pikir seru aja bikin highlight yang isinya liputan-liputan untuk tugas kuliah. Gua berharap lewat On Duty, orang-orang di luar sana yang penasaran kerjaan anak jurnalistik itu ngapain aja, semoga kejawab hehe. Sekalian pengen iseng ngasah kemampuan editing video gua yang masih ampas ini. Monggo, search aja Nabila Ulfa Jayanti di yt, Atau klik  On Duty - Playlist  ! Terima kasih, kritik dan sarannya ditunggu gaes <3

Rantau Life #7 : Puasa 2018

Assalamualaikum! Setelah vakum berbulan-bulan akhirnya gua nulis rantau life lagi. Alhamdulillah, tahun ini masih diberi kesempatan sama Allah untuk menyicipi indahnya bulan Ramadhan, meskipun tanpa keluarga (lagi). Bulan puasa kali ini bertepatan dengan minggu-minggu menjelang UAS yang tentunya menguras tenaga. Tugas-tugas gua nyaris semuanya ber-deadline di sana. Sebenarnya sama saja seperti tahun lalu, yang mana minggu-minggu terakhir masuk juga bertepatan dengan bulan puasa. Bedanya, sekarang gua ada di semester 4. Yang mana sudah masuk level intermediate. Tugasnya lebih njelimet dan bejibun. Jangan kira anak jurnal kerjanya 'cuma' ngomong, yah. Editing video siaran berita Mayday, bikin layout majalah, pokoknya liputan mo weekdays mo weekend sampe skip kelas, editing siaran radio, bikin web dari coding sampai artikel rampung, belum lagi dimarahi narasumber, liputan jauh-jauh terus disuruh ulang sama dosen, etc etc. Oke, mungkin gua terdengar seperti ngeluh banget...

SEVENTEEN Sukses Gelar Konser Perdana di Jakarta

Gambar
“Jakarta, make some noise !” seru SEVENTEEN yang disambut teriakan antusias penonton. Boygroup asal Korea Selatan ini sukses gelar konser pertamanya pada Sabtu malam (23/9) lalu di Hall 3A ICE BSD. Bertajuk SEVENTEEN 1 st WORLD TOUR DIAMOND EDGE, grup yang digawangi S.Coups, Jeonghan, Joshua, Woozi, Hoshi, Jun, Wonwoo, DK, Mingyu, The8, Vernon, Seungkwan, dan Dino tersebut merebut perhatian carats – panggilan penggemar SEVENTEEN – saat tiga lagu pertama dinyanyikan yakni ‘Pretty U’, ‘Beautiful’, dan ‘Adore U’. Setelah lagu ‘Still Lonely’, SEVENTEEN mulai memperkenalkan diri masing-masing lalu dilanjutkan dengan hits ‘Very Nice’. Penampilan mereka terlihat apik dalam setelan jas warna-warni serta tata panggung yang ciamik. Histeris penonton kembali menggema ketika VCR grup ditayangkan. SEVENTEEN kemudian membawakan lagu Mansae dan BOOM BOOM. Menariknya, S.Coups dan Wonwoo kembali naik ke atas panggung sambil menggoda carats dengan kamera. Rupanya mereka sedang mendokumenta...

Rantau Life #spesial

Setelah berbagi pengalaman gua jadi bocah rantau, gua bakal 'rangkum' semuanya di sini. So, buat u-kamu soon-to-be-anak-rantau, disimak ya! anw ini nggak mutlak - hanya apa yang gua rasain selama setahun ini (: "Nyesel" Biarpun gua niat banget buat ninggalin rumah, ternyata ada nyesel-nyeselnya. Waktu otw, di pesawat gua berpikir buat balik lagi aja ke Bali terus nggak usah kuliah di UMN. lol. Ya, bagaimana pun juga gua gak pernah jauh-jauh dari rumah. Kalau pergi study tour juga paling lama hanya seminggu. Tapi ini beda. Kita ninggalin rumah seperti untuk 'selamanya'. Bukan alay, sih. Tapi kenyataannya kita kembali ke rumah hanya saat liburan yang lamanya bisa dihitung jari, sisanya kita habiskan di tempat rantau. Belum lagi kalau liburannya dipakai buat kegiatan kepanitiaan dll, liburan jadi nggak berasa liburan. Berubah Semuanya berubah. Mulai kebiasaan sampai pola pikir kita berubah. Biasanya bangun pagi dibangunin mama, sarapan udah siap, motor u...